Text
Kimia Analitik: Tinjauan Kualitatif dan Kuantitatif
Buku Kimia Analitik: Tinjauan Kualitatif dan Kuantitatif merupakan karya Benny Rio Fernandez dan Ria Januarti. Dalam kehidupan sehari-hari kita senantiasa melihat adanya perubahan yang terjadi pada benda-benda atau materi di sekitar kita. Secara garis besar perubahan yang terjadi di alam tersebut dapat digolongkan menjadi dua, yaitu perubahan fisik dan perubahan kimia. Perubahan fisika sifatnya tidak kekal, misal air setelah menjadi es dapat kembali jadi air, atau lilin yang mencair dapat menjadi padat kembali. Sedangkan pada perubahan kimia terbentuk zat baru yang sifatnya berbeda dari zat semula, dan hampir tak mungkin kembali lagi ke bentuk zat asal baik bentuk maupun sifatnya dan setiap perubahannya selalu disertai dengan efek panas.\\r\\nMengetahui standar pengukuran dalam kimia sangatlah penting. Hal ini disebabkan pentingnya diketahui pengukuran yang presisi, tepat, akurat, dan bisa diandalkan. Adakalanya satuan yang ditemukan dalam kehidupan sehari-hari tidak semuanya dalam satuan SI sehingga perlu dilakukan konversi dari non-SI (metrik) menjadi SI. Untuk itu, perlu diketahui proses mengkonversi satuan dasar serta hubungannya satu sama lain. Buku Kimia Analitik: Tinjauan Kualitatif dan Kuantitatif sangat cocok bagi para peneliti, mahasiswa, dan praktisi di bidang kimia yang ingin mendapatkan wawasan mengenai konsep dasar kimia analitik baik secara teori maupun praktik dilapangan serta dapat bermanfaat bagi masyarakat dalam arti luas.\\r\\n\\r\\n\\r\\nDaftar Isi\\r\\nKATA PENGANTAR PENERBIT - v\\r\\n DAFTAR ISI - vi\\r\\n DAFTAR GAMBAR - ix\\r\\n DAFTAR TABEL - xi\\r\\nBAB I PENGenalan TEKNIK KIMIA DAN INDUSTRI KIMIA - 1\\r\\n 1.1. Definisi Teknik Kimia - 1\\r\\n 1.2. Industri Kimia - 2\\r\\nBAB II PENGOLAHAN KIMIA - 10\\r\\n 2.1. Pengolahan Kimia - 10\\r\\n 2.2. Proses Kimia dan Unit Pengolahan - 13\\r\\nBAB III ALKILASI, HIDROGENASI, ESTERIFIKASI - 18\\r\\n 3.1. Alkilasi - 18\\r\\n 3.2. Esterifikasi - 22\\r\\n 3.3. Hidrogenasi - 25\\r\\nBAB IV NITRASI, AMINASI, SULFONASI DAN SULFATASI - 29\\r\\n 4.1. Nitrasi - 30\\r\\n 4.2. Aminasi - 38\\r\\n 4.3. Sulfonasi - 42\\r\\n 4.4. SULFATASI - 45\\r\\nBAB V INDUSTRI PULP DAN KERTAS - 50\\r\\n 5.1. Pengantar - 50\\r\\n 5.2. Kertas - 51\\r\\n 5.3. Pulp - 55\\r\\n 5.4. Proses Pembuatan Kertas - 62\\r\\n 5.5. Limbah Industri Pulp dan Kertas - 64\\r\\nBAB VI INDUSTRI CAT DAN PERNIS - 68\\r\\n 6.1. Sejarah Cat dan Pernis - 68\\r\\n 6.2. Cat - 70\\r\\n 6.3. Pernis - 85\\r\\nBAB VII INDUSTRI FERMENTASI - 89\\r\\n 7.1. Pengantar - 89\\r\\n 7.2. Pengertian Fermentasi - 90\\r\\n 7.3. Industri Alkohol - 91\\r\\nBAB VIII INDUSTRI KARBON DIOKSIDA (CO?) - 97\\r\\n 8.1. Pengantar - 97\\r\\n 8.2. Karbon Dioksida (CO?) - 98\\r\\n 8.3. Kegunaan Karbon Dioksida (CO?) - 100\\r\\n 8.4. Sumber Terbentuknya Karbon Dioksida - 102\\r\\n 8.5. Proses Pembuatan CO? dari Pembakaran Kokas (Coke) - 102\\r\\n 8.6. Proses Pembuatan CO? Padat (Dry Ice) - 105\\r\\n 8.7. Proses Pembentukan CO? dari Fermentasi Gula - 107\\r\\n 8.8. Karbon Dioksida sebagai Perolehan Samping Pembuatan Natrium Fosfat Anhidrat - 108\\r\\nBAB IX INDUSTRI BELERANG DAN ASAM SULFAT - 110\\r\\n 9.1. Belerang - 110\\r\\n 9.2. Asam Sulfat - 120\\r\\nBAB X INDUSTRI GARAM DAPUR - 125\\r\\n 10.1. Pengantar - 125\\r\\n 10.2. Sejarah Garam - 126\\r\\n 10.3. Garam (NaCl) - 126\\r\\n 10.4. Sumber Garam - 127\\r\\n 10.5. Jenis Garam - 128\\r\\n 10.6. Manfaat Garam - 130\\r\\n 10.7. Proses Produksi dan Cara Pengambilan Garam - 131\\r\\n 10.8. Proses Pembuatan Garam Meja - 145\\r\\n 10.9. Limbah Proses Produksi Garam - 150\\r\\nBAB XI INDUSTRI NATRIUM SULFAT (Na?SO?) - 155\\r\\n 11.1. Pengantar - 155\\r\\n 11.2. Sejarah Natrium Sulfat (Na?SO?) - 156\\r\\n 11.3. Sifat, Kegunaan dan Bahan Baku Natrium Sulfat (Na?SO?) - 157\\r\\n 11.4. Proses Pembuatan Natrium Sulfat (Na?SO?) - 158\\r\\nBAB XII INDUSTRI NATRIUM KARBONAT (Na?CO?) - 164\\r\\n 12.1. Pengantar - 164\\r\\n 12.2. Pengertian Natrium Karbonat - 165\\r\\n 12.3. Kegunaan Natrium Karbonat - 167\\r\\n 12.4. Natrium Karbonat dalam Dunia Industri - 168\\r\\n 12.5. Proses Pembuatan Natrium Karbonat - 170\\r\\nBAB XIII INDUSTRI NATRIUM HIDROKSIDA (NaOH) - 177\\r\\n 13.1. Pengantar - 177\\r\\n 13.2. Sejarah Natrium Hidroksida (NaOH) - 178\\r\\n 13.3. Sifat dan Kegunaan Natrium Hidroksida (NaOH) - 180\\r\\n 13.4. Perkembangan Proses Industri di Indonesia - 181\\r\\n 13.5. Proses Pembuatan Natrium Hidroksida (NaOH) - 183\\r\\n 13.6. Perbedaan Keuntungan dan Kerugian - 188\\r\\nBAB XIV INDUSTRI PELUMAS - 190\\r\\n 14.1. Pengantar - 190\\r\\n 14.2. Pelumas - 191\\r\\n 14.3. Proses Pembuatan Pelumas - 199\\r\\nGLOSARIUM - 200\\r\\n DAFTAR PUSTAKA - 202
No other version available