Text
Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Kefarmasian
Kegiatan pelayanan kefarmasian yang sebelumnya hanya mengacu pada pelayanan obat kini telah dialihkan menjadi pelayanan pasien. Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup pasien, tenaga kefarmasian harus menyeimbangkan harapan pasien dengan berfokus pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan pasien serta keakuratan informasi yang diberikan. Komunikasi yang buruk dapat menyebabkan berbagai hasil yang negatif, seperti perawatan kesehatan yang tidak berkelanjutan, kurangnya patient safety, penggunaan sumber daya yang tidak efisien, ketidakpuasan pasien, tidak tercapainya hasil terapi pada pasien, dan bahkan permasalahan ekonomi. Menjalin komunikasi yang efektif antara tenaga kefarmasian dengan pasien dapat membuat pasien lebih terbuka mengenai masalah kesehatan yang dihadapinya, sehingga dapat membantu tenaga kefarmasian dalam memberikan informasi sesuai pengobatan yang dibutuhkan pasien. Komunikasi efektif juga dapat membentuk hubungan antara tenaga kefarmasian dan pasien. Ilmu komunikasi banyak diadopsi dalam layanan kefarmasian menyusul berubahnya orientasi pelayanan kefarmasian dari drug oriented menuju patient oriented. Petugas layanan kesehatan, khususnya tenaga kefarmasian harus memiliki kemampuan mendengarkan pasien, kemampuan mengumpulkan informasi, kemampuan memberikan informasi, kemampuan memahami pasien, dan kemampuan mengedukasi pasien. Unsur-unsur tersebut akan tercapai apabila tenaga kefarmasian mampu berkomunikasi secara efektif. Dalam buku ini dibahas faktorfaktor yang mendukung terjadinya komunikasi efektif dalam pemberian informasi obat saat tenaga kefarmasian menyiapkan dan menyerahkan obat kepada pasien. Untuk mengungkapkan pentingnya proses komunikasi tersebut juga akan dibahas outcome yang dihasilkan dari komunikasi efektif di apotek.\r\nDAFTAR ISI\r\n\r\nKATA PENGANTAR PENERBIT ................................................................. v\r\nKATA PENGANTAR .................................................................................... vi\r\nDAFTAR ISI ................................................................................................ vii\r\n\r\nBAB I PROLOG: PHARMACEUTICAL CARE DAN KOMUNIKASI EFEKTIF .......................................................... 1\r\n\r\nBAB II MEMAHAMI KOMUNIKASI DAN KONSEPNYA ........................... 5\r\nA. Komunikasi ................................................................................... 6\r\nB. Model Komunikasi ...................................................................... 13\r\n\r\nBAB III KOMUNIKASI PADA PELAYANAN KEFARMASIAN ..................... 17\r\nA. Komunikasi Tenaga Kefarmasian dan Pasien ................................ 18\r\nB. Komunikasi untuk Memberikan Informasi Obat ........................... 19\r\nC. Manfaat Komunikasi Efektif dalam Pelayanan Kefarmasian ......... 21\r\n\r\nBAB IV KOMUNIKASI EFEKTIF UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI OBAT .................................................................... 25\r\nA. Metode Peninjauan Komunikasi Efektif dalam Pemberian Informasi Obat .............................................................................. 26\r\nB. Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Efektivitas Komunikasi dalam Pemberian Informasi Obat ................................ 28\r\nC. Komunikasi Efektif dan Kepuasan serta Pemahaman Pasien terhadap Informasi yang Diberikan ............................................. 43\r\n\r\nBAB V EPILOG: PENGGUNAAN KOMUNIKASI EFEKTIF DALAM PEMBERIAN INFORMASI OBAT ................................................... 55\r\n\r\nDAFTAR PUSTAKA .................................................................................... 59
No other version available