Text
Jenis Kuda Laut (Hippocampus sp.) di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Pulau Morotai
Buku Jenis Kuda Laut (Hippocampus sp.) di Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Pulau Morotai Kuda laut, nama latin Hippocampus sp. adalah kelompok ikan hias laut yang termasuk dalam famili Syngnathidae yang dikenal dengan nama tangkur kuda. Kuda laut merupakan hewan laut dengan morfologi yang menarik dan unik yang dapat hidup di padang lamun, koral, alga dan mangrove, serta bertoleransi dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan perairan sekitarnya. Selain morfologinya yang unik, di mana kepalanya berbentuk seperti kepala kuda, ikan jantan memiliki kantung pengeraman telur yang tidak dimiliki ikan jenis lain. Peran kantong pengeraman adalah untuk melindungi dan menetaskan telur yang telah dibuahi sampai menetas menjadi larva, dan terus melindungi larva di dalam kantong agar siap dilahirkan kuda laut juvenil di alam. Daya tarik lainnya adalah posisi tubuh yang tegak saat berenang. Serta kemampuannya dalam menyesuaikan warna tubuhnya dengan lingkungan, menjadikan penampilannya lebih menarik sebagai ikan pajangan di akuarium. Penyebaran kuda laut hampir di seluruh dunia, termasuk di daerah tropis dan subtropis, terutama di perairan dangkal (Nasution et al., 2019). Di Indonesia, sebaran habitat kuda laut bervariasi, dengan spesies yang berbeda ditemukan di semua perairan dan sekitar 12 spesies kuda laut ditemukan, yaitu Hippocampus barbouri, Hippocampus comes, Hippocampus histrix, Hippocampus kelloggi, Hippocampus kuda, Hippocampus bargibanti, Hippocampus trimaculatus, Hippocampus spinosissimus, Hippocampus denise, Hippocampus pontohi, Hippocampus satomiae, Hippocampus Severnsi (Sadili et al., 2015). \r\n\r\n\r\n\r\n\r\nDAFTAR ISI\r\n\r\nKATA PENGANTAR PENERBIT V\r\nKATA PENGANTAR VI\r\nDAFTAR ISI VII\r\nDAFTAR TABEL IX\r\nDAFTAR GAMBAR\r\n\r\nBAB 1 PERTUMBUHAN DAN KANDUNGAN KLOROFIL ANGGUR LAUT (Caulerpa sp.) 1\r\n\r\nPotensi Anggur Laut 1\r\nGambaran Langkah-Langkah Budidaya 7\r\nPengamatan Laju Pertumbuhan dan Kandungan Klorofil 10\r\nSimpulan 13\r\n\r\nBAB 2 KINERJA PERTUMBUHAN DAN DINAMIKA KUALITAS AIR DENGAN NAUNGAN BERBEDA 14\r\n\r\nPengaruh Lingkungan terhadap Pertumbuhan Anggur Laut 14\r\nParameter yang Diamati 16\r\nPertumbuhan Anggur Laut (Caulerpa sp.) 17\r\nKondisi Kualitas Air 19\r\nSuhu 20\r\nSalinitas 22\r\nOksigen Terlarut (DO) 23\r\nDerajat Keasaman (pH) 24\r\nNitrat dan Fosfat 25\r\nIntensitas Cahaya 26\r\nSimpulan 27\r\n\r\nBAB 3 PIGMEN KLOROFIL PADA ALGA Caulerpa sp. DI KE-\r\n\r\nPenyiapan Kolom dan Fase Diam 31\r\nLebih Dalam tentang Pigmen Klorofil Alga Caulerpa sp. 32\r\nSimpulan 35\r\n\r\nBAB 4 PELATIHAN BUDIDAYA ANGGUR LAUT (Caulerpa sp.) 36\r\n\r\nPersiapan dan Pelaksanaan 37\r\nMonitoring 41\r\nPelatihan Budidaya Anggur Laut 41\r\nSimpulan 49\r\n\r\nDAFTAR PUSTAKA 50
No copy data
No other version available