Text
Praktik dan Dinamika Hukum Perundang-Undangan
Buku Praktik dan Dinamika Hukum Perundang-Undangan Perundang-undangan merupakan peraturan tertulis yang memuat norma hukum yang mengikat secara umum dan dibentuk atau ditetapkan oleh lembaga negara atau pejabat yang berwenang melalui prosedur yang ditetapkan dalam peraturan perundang-undangan. Buku ini mengulas terkait praktik dan dinamika hukum perundang-undangan dengan topik-topik hangat mengenai hukum perundang-undangan yang berada di Indonesia. Topik-topik dalam buku ini mengupas hal-hal berikut: Pertama, Fungsi dan Hakikat Perundang-undangan sebagai Batu Uji Pembentukan Perundang-undangan di Indonesia. Kedua, Konsekuensi Hukum bagi Undang-Undang yang Melanggar Hierarki Norma Hukum. Ketiga, Regulasi dan Kerangka Kerja Hukum: Efektif dan Efisien. Keempat, Internalisasi Ideologi Pancasila sebagai Tolok Ukur Perbaikan Hukum Formil Undang-Undang Cipta Kerja. Kelima, Implikasi Pemberian Persetujuan oleh Presiden atas Rancangan Peraturan Menteri atau Kepala Lembaga. Keenam, Kehadiran Presiden Saat Pembahasan Setiap Rancangan Undang-Undang. Ketujuh, Landasan Hukum Pembuatan Peraturan Perundang-undangan. Kedelapan, Kekerasan Seksual dan Perlindungan terhadap Hak Asasi Manusia dalam Perspektif Hukum di Indonesia. Kesembilan, Periodisasi Hierarki Peraturan Perundang-undangan di Indonesia. Kesepuluh atau yang terakhir, Urgensi Pembentukan Naskah Akademik dalam Penyusunan Peraturan Perundang-undangan. \\r\\n\\r\\nDaftar Isi\\r\\nKATA PENGANTAR V\\r\\nPRAKATA EDITOR VII\\r\\nDAFTAR ISI XI\\r\\nFUNGSI DAN HAKIKAT PERPU SEBAGAI BATU UJI PEMBENTUKAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA 1\\r\\nAbstrak 1\\r\\nA. Pengertian Perundang-undangan 4\\r\\nB. Fungsi Perpu 5\\r\\nC. Hakikat Perpu 7\\r\\nD. Perpu sebagai Batu Uji Pembentukan Perundang-undangan 12\\r\\nE. Gagasan Pembentukan Perundang-undangan yang Baik 12\\r\\nA. Kesimpulan 14\\r\\nB. Saran 14\\r\\nDAFTAR PUSTAKA 15\\r\\nKONSEKUENSI HUKUM BAGI UNDANG-UNDANG YANG MELANGGAR HIERARKI NORMA HUKUM 17\\r\\nAbstrak 17\\r\\nA. Pendahuluan 17\\r\\nB. Norma Hukum Tertinggi 19\\r\\nC. Tingkatan Hubungan Antar Norma Hukum 21\\r\\nD. Penutup 26\\r\\nDAFTAR PUSTAKA 27\\r\\nREGULASI DAN KERANGKA KERJA HUKUM: EFEKTIF DAN EFISIEN 29\\r\\nAbstrak 29\\r\\nA. PENDAHULUAN 29\\r\\nB. PEMBAHASAN 34\\r\\nC. PENUTUP 54\\r\\nDAFTAR PUSTAKA 55\\r\\nINTERNALISASI IDEOLOGI PANCASILA SEBAGAI TOLOK UKUR PERBAIKAN HUKUM FORMIL UNDANG-UNDANG CIPTA KERJA 58\\r\\nAbstrak 58\\r\\nA. Pendahuluan 59\\r\\nB. Metode Penelitian 62\\r\\nC. Diskusi dan Pembahasan 63\\r\\nD. Penutup 78\\r\\nDAFTAR PUSTAKA 79\\r\\nIMPLIKASI PEMBERIAN PERSETUJUAN OLEH PRESIDEN ATAS RANCANGAN PERATURAN MENTERI/KEPALA LEMBAGA 82\\r\\nPENDAHULUAN 83\\r\\nPEMBAHASAN 85\\r\\nKESIMPULAN 101\\r\\nSARAN 102\\r\\nDAFTAR PUSTAKA 103\\r\\nKEHADIRAN PRESIDEN SAAT PEMBAHASAN SETIAP RANCANGAN UNDANG-UNDANG 105\\r\\nAbstrak 105\\r\\nA. Pendahuluan 106\\r\\nB. Pembahasan 109\\r\\nC. Kesimpulan 120\\r\\nD. Saran 121\\r\\nDAFTAR PUSTAKA 121\\r\\nLANDASAN HUKUM PEMBUATAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN 123\\r\\nAbstrak 123\\r\\nPendahuluan 123\\r\\nLandasan Peraturan Perundang-undangan 124\\r\\nMencabut 126\\r\\nLandasan Hukum Pembentukan Peraturan Perundang-undangan 129\\r\\nKedudukan Ketetapan MPR dalam Dasar Hukum \\\"Mengingat\\\" 134\\r\\nKonsiderans \\\"Menimbang\\\" 135\\r\\nKesimpulan 137\\r\\nDaftar Bacaan 138\\r\\nKEKERASAN SEKSUAL DAN PERLINDUNGAN TERHADAP HAK ASASI MANUSIA DALAM PERSPEKTIF HUKUM DI INDONESIA 139\\r\\nAbstrak 139\\r\\nPendahuluan 139\\r\\nPEMBAHASAN 141\\r\\nPeta Hukum untuk Ramah Gender dalam Akses Domestik dan Publik 141\\r\\nHambatan-Hambatan dalam Proses Menuju Adil Gender di Indonesia 145\\r\\nKekerasan Seksual dan Perlindungan Hukum di Indonesia 150\\r\\nKESIMPULAN 155\\r\\nDaftar Pustaka 156\\r\\nPERIODISASI HIERARKI PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN DI INDONESIA 158\\r\\nAbstrak 158\\r\\nDaftar Pustaka 173\\r\\nURGENSI PEMBENTUKAN NASKAH AKADEMIK DALAM PENYUSUNAN PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN 175\\r\\nAbstrak 175\\r\\nA. Pendahuluan 175\\r\\nB. Metode Penelitian 178\\r\\nC. Pembahasan 179\\r\\nD. Penutup 189\\r\\nDAFTAR PUSTAKA 190\\r\\nBUKU-BUKU 191\\r\\nJURNAL 191\\r\\nBIODATA PENULIS 192
No other version available