Text
Pengantar Studi Kelayakan Bisnis di Perguruan Tinggi (Secara Terstruktur)
Deskripsi buku:\\r\\nBuku Bisnis yang berjudul Buku Pengantar Studi Kelayakan Bisnis di Perguruan Tinggi (Secara Terstruktur) merupakan karya Akhir Matua Harahap. Studi Kelayakan Bisnis (SKB) adalah studi tentang pasar (pasat input dan pasar output) untuk menentukan desain bisnis yang sesuai dengan tujuan bisnis: profit. Studi Kelayakan Bisnis umumnya diterapkan untuk menilai kelayakan suatu ide atau rencana bisnis sebelum diimplementasikan. Dalam hal ini studi kelayakan bisnis pada sisi perencanaan (planning) manajemen bisnis (dari nol). Namun jika studi kelayakan bisnis dilakukan pada bisnis yang sudah berjalan (existing) studi kelayakan bisnis dilakukan pada sisi evaluasi (evaluation) manajemen bisnis. Kegiatan ini, jangan sampai terkecoh, kerap disebut perencanaan bisnis (business plan).\\r\\nDesain bisnis meliputi fungsi operasi, fungsi pemasaran, fungsi sumber daya manusia dan fungsi pembiayaan. Hasil studi kelayakan bisnis (SKB) dapat dijadikan sebagai rujukan pengambilan keputusan yang tepat sebelum menginvestasikan daya dan dana. Hasil SKB juga bermanfaat untuk: 1. meminimalisir risiko kerugian; 2. membantu pengambilan keputusan yang objektif; 3. meningkatkan kepercayaan penyedia dana (investor dan kreditor); 4. menentukan arah dan fokus bisnis; 5. mengoptimalkan penggunaan sumber daya dan dana.\\r\\nDalam hal itulah buku ini hadir, yakni menunjukkan kepada mahasiswa (termasuk dosen) bagaimana studi kelayakan bisnis dipahami dan bagaimana proses studi kelayakan bisnis dilaksanakan. Dalam buku ini ditunjukkan cara-cara mudah untuk memahami studi kelayakan, yang diharapkan memudahkan mahasiswa menyelesaikan tugas. Buku ini diharapkan menjadi ‘jembatan’ antara mahasiswa dengan buku-buku teks dan ‘jembatan’ antara dunia akademik dengan para pengambil keputusan secara manajerial di dunia bisnis. Buku Pengantar Studi Kelayakan Bisnis di Perguruan Tinggi (Secara Terstruktur) ditujukan bagi mahasiswa dan dosen untuk memahami bagaimana proses studi itu sendiri terbentuk dan bagaimana proses dalam Menyusun rancangan (desain) bisnis itu sendiri.\\r\\n\\r\\nDaftar Isi\\r\\nKata Pengantar Penerbit — v\\r\\nPrakata — vi\\r\\nDaftar Isi — ix\\r\\nDaftar Tabel — xii\\r\\n\\r\\n(1) Studi Kelayakan Bisnis Studi dan Desain Bisnis Secara Terstruktur — 1\\r\\n1.1. Apa itu studi? — 2\\r\\n1.2. Desain Bisnis: Sesuai Hasil Studi — 6\\r\\n1.3. Laporan Studi Kelayakan Bisnis — 8\\r\\n\\r\\n(2) Bisnis dan Kelayakan Bisnis — 11\\r\\n2.1. Bisnis: Suatu Integrasi Ilmu Ekonomi, Manajemen dan Akuntansi — 12\\r\\n2.1.1. Ekonomi-Bisnis — 12\\r\\n2.1.2. Tujuan Bisnis dan Fungsi Bisnis — 13\\r\\n2.1.3. Metodologi Bisnis: Penerapan Manajemen dalam Fungsi Bisnis — 15\\r\\n2.2. Kelayakan Bisnis: Layak Secara Operasi, Pemasaran, Sumber Daya Manusia dan Pembiayaan — 23\\r\\n\\r\\n(3) Pasar dan Studi Bisnis — 28\\r\\n3.1. Pasar: Output dan Input — 29\\r\\n3.1.1. Produk sebagai Fungsi Input — 32\\r\\n3.1.2. Jenis Pasar — 34\\r\\n3.2. Pasar Output dalam Manajemen Bisnis — 38\\r\\n3.2.1. Kebutuhan Manajemen Pemasaran — 38\\r\\n3.2.2. Pemasaran sebagai Sistem Komunikasi — 39\\r\\n3.3. Pasar Input dalam Manajemen Bisnis — 40\\r\\n3.3.1. Kebutuhan Manajemen Operasi — 40\\r\\n3.3.2. Kebutuhan Manajemen Sumber Daya Manusia — 41\\r\\n3.3.3. Kebutuhan Manajemen Pembiayaan — 41\\r\\n3.4. Studi Bisnis — 42\\r\\n3.4.1. Pengumpulan Data — 42\\r\\n3.4.2. Analisis Data — 44\\r\\n3.4.3. Hasil Studi Dijadikan dalam Perencanaan Bisnis — 45\\r\\n\\r\\n(4) Operasi vis-a-vis Pemasaran — 49\\r\\n4.1. Desain Operasi — 50\\r\\n4.1.1. Sistem Operasi — 50\\r\\n4.1.2. Kebutuhan Operasi — 55\\r\\n4.1.3. Pembiayaan Operasi — 57\\r\\n4.2. Desain Pemasaran — 57\\r\\n4.2.1. Sistem Pemasaran — 57\\r\\n4.2.2. Kebutuhan Pemasaran — 63\\r\\n4.2.3. Pembiayaan Pemasaran — 64\\r\\n4.3. Manajemen Operasi vis-a-vis Manajemen Pemasaran — 64\\r\\n4.3.1. Kualitas vis-a-vis Kuantitas — 65\\r\\n4.3.2. Proyeksi Pembiayaan dan Penerimaan — 66\\r\\n\\r\\n(5) Sumber Daya Manusia dan Organisasi — 68\\r\\n5.1. Desain Sumber Daya Manusia — 69\\r\\n5.1.1. Sistem Sumber Daya Manusia — 69\\r\\n5.1.2. Kebutuhan Sumber Daya Manusia — 72\\r\\n5.1.3. Pembiayaan Sumber Daya Manusia — 73\\r\\n5.2. Badan Hukum dan Organisasi Bisnis — 74\\r\\n5.2.1. Badan Hukum dan Izin Usaha — 74\\r\\n5.2.2. Organisasi Bisnis — 75\\r\\n5.3. Manajemen Sumber Daya Manusia — 76\\r\\n5.3.1. Perhitungan Pengeluaran — 77\\r\\n5.3.2. Proyeksi Pengeluaran — 78\\r\\n\\r\\n(6) Pembiayaan, Akuntansi dan Keuangan — 79\\r\\n6.1. Desain Pembiayaan — 80\\r\\n6.1.1. Sistem Pembiayaan — 80\\r\\n6.1.2. Pembiayaan Bisnis — 86\\r\\n6.2. Penerapan Akuntansi dalam Bisnis — 88\\r\\n6.2.1. Kelayakan Secara Bisnis — 89\\r\\n6.2.2. Ukuran-Ukuran Akuntansi Lainnya — 90\\r\\n6.3. Manajemen Pembiayaan dan Keuangan Bisnis — 91\\r\\n6.3.1. Perhitungan Pembiayaan Bisnis — 93\\r\\n6.3.2. Manajemen Keuangan Bisnis — 96\\r\\n\\r\\n(7) Laporan dan Presentasi Hasil Studi Kelayakan Bisnis — 105\\r\\n7.1. Laporan Hasil Studi Kelayakan Bisnis — 105\\r\\n7.1.1. Dimensi tulisan: Berbicara vs Berpikir — 106\\r\\n7.1.2. Pedoman Umum Penulisan — 107\\r\\n7.1.3. Struktur Laporan Hasil Studi Kelayakan Bisnis — 111\\r\\n7.2. Presentasi Hasil Studi Kelayakan Bisnis — 116\\r\\n7.2.1. Penyajian Materi Presentasi — 116\\r\\n7.2.2. Nilai-Nilai Kelayakan — 118\\r\\n\\r\\nDaftar Pustaka — 121\\r\\nEpistemologi — 123
No other version available