Text
Inovasi Disruptif Penyuluhan Pertanian di Era Revolusi Industri 4.0
Istilah penyuluhan pada dasarnya diturunkan dari kata “extension” yang digunakan oleh semua kalangan, baik akademisi, praktisi dan ilmuwan di bidang pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan, kesehatan, perkebunan dan NGO yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. Dalam bahasa Indonesia, istilah penyuluhan berasal dari kata dasar “suluh” yang berarti obor ataupun alat untuk menerangi keadaan yang gelap. Era Revolusi Industri 4.0 merupakan salah satu perkembangan jaman yang mengarah pada berbagai aktivitas penggunaan komputer dan internet yang telah menggiring segala sisi kehidupan manusia ke arah otomatisasi dan digitalisasi melalui penggunaan mesin-mesin yang terintegrasi menjadi suatu sistem berbasis data atau Internet of Things (IoT). Di bidang pertanian, dengan adanya Internet of Things (IoT), pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh manusia secara tradisional, dapat dimudahkan dengan bantuan mesin yang terintegrasi melalui internet. Penyuluhan pertanian di era Revolusi Industri 4.0 dilakukan melalui pendekatan rekayasa sosial dalam kerangka modernisasi dan industrialisasi di bidang pertanian yang menghendaki adanya kemampuan penyuluh dan petani dalam melakukan komunikasi pertanian, sehingga pesan-pesan penyuluhan pertanian akan menjadi informasi yang inovatif dan produktif bagi terciptanya perubahan perilaku petani. Inovasi disruptif penyuluhan pertanian mengisyaratkan adanya manajemen baru penyuluhan yang memiliki kualitas lebih baik dalam menyosialisasikan inovasi teknologi pertanian dibandingkan dengan penyuluhan konvensional yaitu latihan dan kunjungan. Inovasi disruptif penyuluhan pertanian mewujudkan adanya efisiensi dan efektivitas pelayanan informasi teknologi pertanian yang mudah diakses oleh petani seperti; permodalan, pemasaran, dan sarana produksi pertanian. Pembangunan Pertanian di era Revolusi Industri 4.0 ialah pertanian dengan ciri pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence, robot, internet of things, drone, blockchain, dan big data analitik, untuk menghasilkan produk unggul, presisi, efisien, dan berkelanjutan dalam konsep dan implementasi pertanian cerdas (Smart Farming) atau (Precision Agriculture). Pemanfaatan Revolusi Industri 4.0 menjadikan sektor pertanian sebagai peluang bisnis dengan menerapkan teknologi terkini untuk modernisasi proses pertanian dan memainkan peran penting dalam permintaan pasar saat ini dan masa yang akan datang. Implementasi Revolusi Industri 4.0 diharapkan usaha tani menjadi semakin efisien sehingga terjadi peningkatan produktivitas dan daya saing produksi pertanian. Dengan hadirnya Revolusi Industri 4.0 juga dapat memberikan daya tarik tersendiri bagi petani milenial untuk mengembangkan minatnya menjadi petani yang berdaya saing dan dapat meningkatkan pendapatan petani dan kesejahteraan keluarganya. Kehadiran Buku ini dapat memberikan informasi dalam menata sistem penyuluhan pertanian terutama yang berhubungan dengan Inovasi disruptif penyuluhan pertanian yang terintegrasi pada perencanaan dan implementasi pembangunan pertanian secara berkelanjutan dalam era Revolusi Industri 4.0. Selain itu Buku ini akan turut membantu berbagai stakeholder untuk mengembangkan dan menciptakan inovasi dalam bidang pembangunan pertanian, seperti lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, lembaga penelitian, serta para pengambil kebijakan publik, baik di pusat maupun daerah.\\\\r\\\\n\\\\r\\\\nDAFTAR ISI\\\\r\\\\nKATA PENGANTAR.................................................................................. v\\\\r\\\\nDAFTAR ISI................................................................................................ vii\\\\r\\\\nBAB I PROLOG.......................................................................................... 1\\\\r\\\\nBAB II PERKEMBANGAN ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0................... 6\\\\r\\\\nPengertian dan Perkembangan Revolusi Industri 4.0......................... 6\\\\r\\\\nReaksi Masyarakat dalam Menyikapi Perkembangan Revolusi Industri 4.0.......................................................................................... 9\\\\r\\\\nBAB III PEMBANGUNAN PERTANIAN DI REVOLUSI INDUSTRI 4.0................................................................................................... 16\\\\r\\\\nBAB IV PENYULUHAN PERTANIAN DI ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0................................................................................................... 27\\\\r\\\\nKonsepsi Penyuluhan Pertanian......................................................... 27\\\\r\\\\nERA DISRUPSI PERTANIAN................................................................... 28\\\\r\\\\nINOVASI DISRUPSI PENYULUHAN PERTANIAN................................ 33\\\\r\\\\nBAB V PENYULUHAN PERTANIAN MODERN....................................... 44\\\\r\\\\nParadigma Penyuluhan Pertanian....................................................... 44\\\\r\\\\nTransformasi Penyelenggaraan Penyuluhan Pertanian di Era Revolusi Industri 4.0.......................................................................... 46\\\\r\\\\nPenggunaan Media Sosial dalam Penyuluhan Pertanian.................... 49\\\\r\\\\nBAB VI PENYULUHAN PERTANIAN INDONESIA DIPERSIMPANGAN JALAN.......................................................... 58\\\\r\\\\nMasa Keemasan Penyuluhan Pertanian di Indonesia.......................... 58\\\\r\\\\nMasa Persimpangan Jalan Penyuluhan Pertanian di Indonesia........... 62\\\\r\\\\nBAB VII PENUTUP................................................................................... 71\\\\r\\\\nDAFTAR PUSTAKA.................................................................................... 73\\\\r\\\\nSEKILAS TENTANG PENULIS.................................................................... 77
No other version available