Text
Struktur Senyawa Anorganik
Deskripsi Ilmu kimia dapat didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari segala sesuatu tentang materi, sedangkan materi adalah suatu zat yang mempunyai masa dan menempati ruang. Sedangkan atom merupakan bagian terkecil suatu zat (Model Atom Dalton) walaupun perkembangan teori atom menunjukkan bahwa atom terdiri dari 3 (tiga) subatom, yaitu elektron, bermuatan negatif, proton positif dan neutron netral. Oleh sebab itu, pokok bahasan pertama (Bab I) dalam buku ini adalah tentang struktur elektronik atom. Karena untuk mengetahui sifat materi maka terlebih dahulu menguasai dan memahami strukturnya. Dengan mengetahui struktur atom misalnya, dapat dipelajari bagaimana atom tersebut akan membentuk molekul atau tidak, dan jenis ikatan yang mungkin terjadi. Sifat materi dapat dipelajari dengan memahami tentang tabel periodik unsur (Bab II), misalnya bagaimana menata letak suatu unsur dalam tabel periodik, baik unsur logam maupun nonlogam, dan periodiksitas sifat-sifat unsur sesuai golongannya, termasuk mempelajari hubungan antara konfigurasi elektronik dengan sifat-sifat unsur di dalam tabel tersebut. Dalam mempelajari dan memahami struktur geometri molekul, ada 2 (dua) pokok bahasan yang harus dikuasai, yaitu tentang jumlah ikatan dan sudut ikatan. Oleh karena itu dalam Bab III dibahas tentang proses terjadinya ikatan kimia dari atom-atom penyusun senyawa tersebut. Teori tentang ikatan kimia yang dibahas adalah teori ikatan valensi dan teori orbital molekul, dengan kelebihan dan kekurangan kedua teori ikatan kimia tersebut. Sedangkan molekul yang terbentuk dari adanya ikatan tersebut dapat diprediksi struktur molekulnya dengan menggunakan konsep hibridisasi dan konsep tolakan pasangan elektron kulit valensi (VSEPR), karena struktur geometri molekul suatu senyawa harus diperoleh dan /atau ditentukan berdasarkan fakta eksperimen di laboratorium. DAFTAR ISI PRAKATA – iii DAFTAR ISI – v BAB I : STRUKTUR ELEKTRONIK ATOM – 1 1.1 RADIASI ELEKTROMAGNETIK – 2 1.1.1 Energi Radiasi – 4 1.1.2 Spektra Atomik – 5 1.2 STRUKTUR ATOMIK – 6 1.2.1 Spektra Atomik dan Tingkat Energi Atom – 8 1.2.2 Teori Bohr tentang Atom Hidrogen – 9 1.3 TEORI MEKANIKA GELOMBANG – 13 1.3.1 Gelombang Harmonis dan Bilangan Kuantum – 13 1.3.2 Orbital dan Bilangan Kuantum – 16 1.3.3 Bentuk Orbital – 16 1.3.4 Tingkat Energi dalam Atom – 18 1.3.5 Spin Elektron dan Prinsip Larangan Pauli – 19 1.4 KONFIGURASI ELEKTRON UNSUR-UNSUR – 20 BAB II : TABEL PERIODIK UNSUR – 29 2.1 TABEL PERIODIK DAN KONFIGURASI ELEKTRON – 33 2.2 VARIASI SIFAT DENGAN STRUKTUR ATOM – 36 2.2.1 Ukuran Atom – 37 2.2.2 Energi Ionisasi – 40 2.2.3 Afinitas Elektron – 42 2.2.4 Elektronegativitas – 44 BAB III : IKATAN KIMIA DAN STRUKTUR MOLEKUL – 47 3.1 TEORI IKATAN VALENSI – 48 3.1.1 Ikatan Ionik – 48 3.1.2 Ikatan Kovalen – 51 3.1.3 Orbital Hibrida dan Struktur Molekul – 54 3.2 STUKTUR LEWIS – 64 3.2.1 Struktur Lewis dan Muatan Formal – 67 3.2.2 Teori Tolakan Pasangan Elektron Kulit Valensi – 71 3.3 TEORI IKATAN VALENSI DAN VSEPR – 74 3.4 RESONANSI – 78 3.5 IKATAN KOVALEN KOORDINASI – 82 3.6 IKATAN POLAR DAN POLARITAS MOLEKUL – 84 3.7 IKATAN DALAM UNSUR – 86 3.7.1 Unsur Nonlogam – 86 3.7.2 Unsur-Unsur Logam – 93 3.8 ION KOMPLEKS – 93 3.9 TEORI ORBITAL MOLEKUL – 105 DAFTAR PUSTAKA – 114 TENTANG PENULIS – 115
No other version available